22.57

Kamu tau apa yang lebih menyakitkan setelah sembilan belas menyakitkan kemarin? Yaitu dua puluh april, hari ini. Ketika kukira semuanya sudah membaik, ternyata kebohonganlah yang hidup. Kebohongan, luka, inkar, masa lalu, hidup dan memaksaku untuk mati. Mereka hidup, agar dapat membunuhku hidup-hidup. Menjatuhkanku dengan berbagai macam cara agar lukanya sebanding. Setelah itu, nikmatlah sudah berbahagia. Dan aku yang benar benar terpuruk. 


Lalu, harus se sengsara apa agar bisa tertawa terbahak-bahak melihat kesengsaraanku?

You Might Also Like

0 komentar