20.26
Mengapa kepedihan yang datang tak pernah ada ujungnya? Seperti anjing yang terus mengejar-ngejar ketika seseorang berlari di dalam lingkaran, seakan-akan aku yang membuat kesalahan dan aku yang tetap bersalah. Adilkah? Setelah aku mencoba merasa membaik, tapi ternyata semuanya hanya ilusi. Aku tetap saja merasakan sakit, luka, yang tak ada hentinya, lalu? Mengapa obat itu sangat sulit ditemukan? Mengapa luka ini harus terus membara?
0 komentar