18.02
Kita pernah bersungguh-sungguh mencintai,
tapi di anggapnya beracah-acah.
tapi di anggapnya beracah-acah.
Lalu, cinta seperti apa agar terlihat sungguh di matanya?
Apa ketika kita pergi untuk berhenti melangkah mencintainya, baru ia akan tersadar?
Apa ketika kita pergi untuk berhenti melangkah mencintainya, baru ia akan tersadar?
0 komentar