aku yang dengan tega
15.32
Melakukan sesuatu karna terpaksa
memang sulit, bukan begitu? Malah jadinya terasa sakit? Benar bukan?
Ya kali ini aku lakukan benar-benar
ingin menyelesaikan semuanya, aku meninggalkan kamu dan juga dia, maksudnya,
meninggalkan harap, ku tinggalkan harapku untuk dapat memiliki tanpa adanya
yang tersakiti. Salah, dan terlalu bodoh. Jika aku harus terus menaruh harapan
itu.
Kini saatnya aku untuk mengakhiri
dan menjalani sesuai keadaan sebelumnya tanpa mereka. Ku tinggalkan kamu juga
dia dengan berat hati untuk melepaskan. Dengan tega, aku lakukan, bahkan ini
bukan seberapa dengan suatu hal yang sebelumnya aku lakukan. Dan aku? Aku memang
terlalu tega melakukan semuanya. Walaupun akhirnya hatiku yang harus terluka. Aku
rela. Dan aku selalu meyakinkan diriku sendiri bahwa aku bisa. Bisa untuk
menerima jika memang hatiku yang harus di kor ban kan.
Mungkin sakit ini, luka ini, tidak
seberapa yang mereka rasakan. Tapi aku mengharapkan, mereka jauh lebih baik dan
dewasa menerima semuanya. Ya ku harap mereka jauh lebih dari pada aku.
Ku titipkan bahagiaku untuk kalian,
ku titipkan rinduku untuk kalian, pada hujan yang selalu menemani saat siang
hingga malam hari. Dan ku panjatkan do’a, agar kebaikan juga kebahagiaan
menghampiri kalian.
0 komentar