11.28
Memupuk rindu di dalam keheningan,
Bagaimana kabarnya? Mungkin sudah lebih baik dari sebelumnya..
Aku merasa kehilangan, bagian yang pernah terlalu dalam ku anggap "keluarga terdekatku",
hingga terakhir, banyak ku curahkan bersama tetesan tetesan air mata yang turun dari mataku.
Bapak, Aa-Aa ku,
Bahagia selalu untuk kalian,
maaf sempat membuat kericuhan dalam suasana,
semoga Allah selalu berpihak dan melindungi kalian.
- dariku, yang merindu bersama kenangan.
0 komentar