17.22

coba, bayangkan,
seberapa sering keseharianku dipenuhi olehmu?
seberapa sering kamu selalu jadi seperempat bagian denganku?
seberapa sering yang kita lakukan bersama sama?
dan kamu selalu mengatakan, pasti mudah bagiku, karna yang menyudahi aku? begitu bukan?
tuan, jika memang mudah, mengapa aku masih mau ber malu malu untuk menghubungimu? walaupun katamu jarang, tapi jarangku, menutupi gengsiku, karna kesalahanku, mengakhiri kita.

You Might Also Like

0 komentar